Category Archives: Lifestyle

Jomblo, Bisa Bikin Irit

Lihat GambarPunya pacar kaya? Siapa sih yang tidak mau, pastinya mau apa saja bisa terwujud dengan mudah, mau beli barang yang kita suka, mau kencan di restoran mahal, bahkan selalu bisa pakai baju up to date. Tapi tunggu dulu, bagaimana jika tiba-tiba putus? Bisa bangkrut mendadak bahkan kehilangan arah finansial. Tapi banyak juga yang bilang kalau single malah (bisa) irit bin hemat lho..

Saat pacaran, bagi yang tidak memiliki kendaraan bisa santai aja diantar ke mana yang kita mau, tapi saat putus mau naik taksi aja harus berpikir dua kali. Apalagi yang punya hobi makan enak di restoran mahal, bakal tiba-tiba jadi ahli gizi karena perhitungan lemak (padahal harga yang dipikir!). Untuk yang tak mau ketinggalan nonton film di bioskop juga harus rela mengantri saat nomat (nonton hemat).

Memang jomblo bisa bikin berpikir dua kali untuk melakukan pengeluaran. Tapi dengan begitu, kita bisa lebih irit dan bisa mengontrol finansial sesuai kebutuhan, bukan keinginan. Pertama, kita harus jeli memikirkan rencana jangka pendek, misalnya saja untuk yang masih kuliah, pikirkan target utama yang harus diselesaikan, dengan status single tentunya lebih banyak waktu tersisa, bisa juga dengan mengambil kerja part time.

Untuk jangka menengah, kita bisa menciptakan target-target baru, dengan bekerja lebih giat untuk memperoleh promosi jabatan atau bonus, atau menambah waktu belajar lebih banyak agar cepat lulus kuliah. Semakin banyak pemikiran positif kala jomblo bisa menghasilkan energi yang luar biasa (terbukti!).

Sedangkan untuk jangka panjang, kita bisa memikirkan untuk mengembangkan karir lebih jauh, misalnya saja jika kita mengikuti usaha MLM (Multi Level Marketing), merencanakan beasiswa ke luar negeri, mengumpulkan modal yang lebih besar untuk usaha sendiri, bahkan mencari calon suami yang kaya raya. Tapi ingat, jangan terlalu muluk-muluk sehingga bikin depresi.

Saat masih pacaran, pengeluaran yang paling terasa adalah pulsa telepon, dan saat jomblo pengeluaran itu bakal bisa diiritkan lebih ketat. Komunikasi dengan teman bisa dilakukan cukup dengan SMS aja. Untuk beli baju pun jadi pikir-pikir, daripada up to date, mending bikin baju up grade, atau juga kita bisa menyumbangkan baju lama pada saudara maupun ke panti asuhan. Dengan begitu kita makin bisa berpikir dan menentukan prioritas utama.

Tak sedikit orang bilang bahwa hang out dengan teman lebih fun ketimbang pacaran berduaan. Dengan status single, kita bebas melakukan apa saja yang kita mau, camping bersama, nonton bareng, makan di restoran yang menyediakan makanan paketan, atau belanja di tempat buy one get one free. Pokoknya yang perlu diingat, kita hidup buat fun. Mau punya pacar atau jomblo, selama kita happy jalani aja apa yang kita mau.


Belanja Lebih Asyik Daripada Seks

Lihat GambarBelanja dan seks, mana yang akan Anda pilih? Bagi sebagian wanita dua hal itu bisa dibilang hal yang paling menyenangkan, tapi tak begitu halnya bagi wanita Inggris. Dalam polling yang digelar First Magazine, menyebutkan sedikitnya empat dari sepuluh wanita lebih memilih berbelanja ketimbang berhubungan seks dengan pasangan mereka.

Bisa jadi hasil statistik ini menyinggung para suami, yang merasa tersisih. Namun tak perlu khawatir, karena hanya sekitar seperempat persen wanita yang masuk dalam kategori tersebut. Sementara 72 persen wanita lebih memilih bercinta dengan suami mereka ketimbang shopping di mall.

Kelompok yang enggan bercinta dengan suaminya mayoritas adalah mereka yang telah menikah lebih dari dua puluh tahun. Sepertiganya bahkan mengaku melewatkan aktivitas bercinta dengan pasangan mereka, meskipun mereka sudah terbiasa melakukan aktivitas itu setiap malam sejak malam pengantin.

Survei ini diikuti oleh seperlima wanita berusia 45 dan 54 tahun yang telah menikah dua kali, dan lebih dari dua pertiga-nya telah berpisah dari pasangan mereka dalam sepuluh tahun pernikahan mereka.

Hasil poling menyebutkan 37 persen wanita mengaku bahagia meski tanpa aktivitas seksual. Rata-rata mereka hanya melakukan hubungan seks sekali dalam seminggu, sementara sepertiganya lagi mengaku tak bahagia dengan kehidupan seksual mereka.

Sebagian yang lain menyebut gairah seks mereka menurun setelah mereka memiliki momongan. Namun sekitar 64 persen istri mengaku bahagia dengan pernikahan dan hubungan seksual mereka.

Bagi psikolog sexology and relationship Anjula Mutanda, kenyataan ini sangat mengkhawatirkan.

“Aktivitas seks adalah bagian penting dalam suatu hubungan, dan itu adalah sebuah cara yang penting untuk menyelaraskan hubungan fisik dan psikologis dengan pasangan kita. Tanpa hubungan seksual akan menciptakan jarak, kebencian, dan rasa jenuh pada pasangan kita. Tanpa hubungan seks dan kedekatan emosi, rasa cinta, sayang, dan peduli dengan pasangan kita lambat laun akan hambar dan tak ada bedanya dengan rasa sayang pada saudara kita,” jelas Mutanda, yang tampil rutin dalam serial reality show laris BIG BROTHER, seperti dikutip dari Mirror.com, Rabu (21/11/07).


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.